Posts

 (Based off of a draft I recently found in my archives from 8th May 2023) Andaikan Saja, Kakek Andaikan saja,  Dua kata yang memberi harapan, Dua kata yang memberi teguran pula, Tergantung kata-kata yang melengkapinya. Andaikan saja ku hidup di daerah perkotaan, Pastilah jaringan tak menjadi masalah bagiku saat ini. Tapi, andaikan saja ku hidup di daerah perkotaan, Dapatkah ku hirup udara segar pedesaan di tengah merdunya suara alam? Andaikan saja kemarin tak ku keluar bermain, Takkan ku dapat kesempatan untuk bermain dengan teman baruku. Tapi, andaikan saja kemarin tak ku keluar bermain, Apakah luka bekas jatuh ini juga akan menjadi penanda waktu sukacita itu? Andaikan saja kelak ku menjadi astronot,  Menjelajahi angkasa sepanjang waktu dengan cerita baru setibanya kembali. Tapi, andaikan saja kelak ku menjadi astronot, Sempatkah ku habiskan sisa waktuku dengan orang-orang yang kukasihi? Andaikan saja dalam hidupku tak ku utamakan tugas sekolah, Pastilah hasil ujian tadi...

Lompat Jauh Berbahaya: Benar atau Salah?

Image
Atletik Atletik adalah salah satu olahraga yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Untuk pengertiannya sendiri, menurut Ballesteros, pengertian atletik ialah aktivitas jasmani yang kompetatif dapat diadu, terdiri dari beberapa nomor lomba yang terpisah berdasarkan kemampuan gerak dasar manusia misalnya berjalan, berlari, melompat dan melempar. Sedangkan menurut Eddy Purnomo, atletik ialah aktivitas atau kegiatan jasmani yang terdiri atas gerakan-gerakan dasar yang harmonis dan juga dinamis yakni jalan, lari, lempar serta lompat. Dari pendapat-pendapat ahli tersebut, bisa diambil kesimpulan bahwa atletik ialah olahraga yang terdiri dari beberapa cabang dasar seperti lari, lompat, lempar dan jalan. Jika dilihat dari arti ataupun istilah “atletik itu berasal dari bahsa Yunani yakni Athlon atau Athlun yang dapat diartikan sebagai lomba atau perlombaan/pertandingan. Istilah tersebut dipopulerkan di Yunani oleh Iccus dan Herodicus pada abad IV. Olahraga atletik menjadi salah satu olahra...

Rencana-Nya Dikara

Kesempatan belajar tiga tahun lebih di Auckland, New Zealand, merupakan sesuatu yang sangat saya syukuri. Tuhan mempercayakan pada saya kesempatan untuk belajar di luar negeri, berteman dengan orang asing, merasakan secara langsung pengalaman hidup di luar negeri dan masih banyak berkat lainnya. Dalam tiga tahun ini, saya mendapat pengetahuan yang sangat banyak dan bermanfaat. Namun, semua anugerah ini pernah saya mempersoalkan saat saya kembali ke Kupang, Indonesia. Saya memasuki jenjang pendidikan SD satu tahun sebelum yang seharusnya, yaitu pada tahun 2012. Sejak itu, selama tiga tahun, saya belajar bersama mereka yang sebenarnya kakak-kakak kelas saya. Walaupun demikian, puji Tuhan saya dapat belajar dengan baik dan dapat mengikuti pelajaran tanpa masalah yang terlalu besar. Saat saya memasuki kelas 3 SD, semester genap saya mengikut ibu saya ke Auckland, New Zealand. Karena tahun ajaran di Indonesia berbeda dengan tahun ajaran di New Zealand, saya kembali belajar di kelas 3 SD, se...

Yang Tak Bersalah

Keluarga Anindia bukanlah yang terbaik. Anindia merupakan anak tunggal dan orangtuanya bermusuhan. Rumahnya sunyi sekali. Bukan karena dia anak tunggal, tetapi karena ayah dan ibunya tak pernah berbicara kepada satu sama lain. Mereka saling menghindari seakan-akan menganggap yang lain tidak ada. Suasana ini sudah berlangsung selama dua tahun. Anindia sudah terbiasa dengan kesunyian ini, sampai suatu hari...  "Hah? Sonde apa-apa? Lu ada perhatikan dia atau sonde? Dia punya mental jelas-jelas mulai terganggu tu!" seru ibu Anindia kepada suaminya. "Tak usah berlebihan. Sonde apa-apa. Sonde lama lagi dia akan sadar lalu semua sonde aneh-aneh lagi," ayahnya membalas.  "Lu punya maksud apa hah? Lu santai lihat dia begitu?" teriak ibunya dengan suara meninggi. "Iya, kenapa? Ini normal! Nanti tunggu saja. Lihat saja. Beta sonde pernah salah, lu tahu?" balas ayahnya, volume pun tak kalah hebat. Anindia berbaring di tempat tidurnya. Pintu ditutup rapat.  ...